nasri sulaiman Lima Cara Zikrul Maut Selalu ingat mati (zikrul maut) akan merangsang kita untuk memperbanyak amal saleh. Paling tidak, ada lima cara zikrul maut yang bisa kita... 5

Lima Cara Zikrul Maut

0
Selalu ingat mati (zikrul maut) akan merangsang kita untuk memperbanyak amal saleh. Paling tidak, ada lima cara zikrul maut yang bisa kita lakukan. 

     Pertama, menjenguk orang sakit guna mendapatkan hikmah agar menjadi semakin sadar betapa pentingnya kesehatan itu. Dengan sakit, seseorang tidak akan bisa melakukan apa-apa, sehingga akan tertanam tekad untuk memanfaatkan masa sehat dengan banyak beribadah kepada Allah SWT. "Barang siapa yang mengunjungi orang yang sakit, maka berserulah Malaikat dari langit. Engkau telah berbuat baik, baik pula perjalananmu, engkau akan mendiami rumah dalam surga" (HR Ibnu Majah).


    Kedua, untuk mengingat mati adalah dengan takziyah atau mendatangi orang yang meninggal. Takziyah dimaksudkan untuk mendoakan mereka yang mati, menggembirakan anggota keluarga yang ditinggal, serta ikut mengurus jenazah dengan memandikan, menshalatkan dan menguburkannya. "Cukuplah mati sebagai pelajaran (guru) dan keyakinan sebagai kekayaan" (HR Thabrani).

    Ketiga, melakukan ziarah kubur. Ziarah kubur ini semula dilarang oleh Rasulullah SAW., namun kemudian dianjurkan dalam rangka zikrul maut. Ziarah kubur akan memberi kesadaran bahwa cepat atau lambat, kita pun akan seperti orang yang berada dalam kuburan itu. Masalahnya, kebahagiaan atau siksaan yang akan kita terima, sangat tergantung dari amal saleh yang kita lakukan selama hidup.
     Kempat, dengan memantapkan keimanan kita akan datangnya hari kiamat atau hari akhir. Bukan seperti keyakinan orang-orang kafir yang mengingkari akan adanya hari akhirat. "Dan mereka berkata, kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia ini saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan kita kecuali massa, dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja". (QS. Al Jaatsiyah : 24).

   Kelima, menghayati dalil-dalil kehidupan akhirat yang banyak tergambar dalam Al Quran maupun Hadits Rasulullah SAW berupa siksaan bagi yang ingkar dan balasan surga buat yang beramal saleh. "Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan kami masukkan mereka kedalam neraka. Setiap kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang baru, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha perkasa dan Maha bijaksana". (QS An Nisa : 56).

Tidak ada komentar:


Copyright © Seni, Ilmu, Iman dan Amal

Sponsored By: Free For DownloadDesigned By: Habib Blog